ANATOMI HEWAN DAN HUBUNGANNYA DENGAN PROSES FISIOLOGIS

 

·           ANATOMI SETIAP KELAS HEWAN INVERTEBRATA DAN HUBUNGANNYA DENGAN PROSES FISIOLOGIS

 

1.     SISTEM SIRKULASI HEWAN INVERTEBRATA

 

a.    PROTOZOA

Hewan bersel satu atau protozoa tidak memiliki sistem sirkulasi darah karena tubuhnya hanya terdiri sari satu sel. Sari makanan yang dicerna di dalam vakuola diserap oleh protoplasma di sekelilingnya. Oksigen ( O2 ) diserap secara difusi, dan karbon dioksida ( CO2 ) dikeluarkan secara difusi.

Contoh : amoeba


b.    PORIFERA

Organisme ini belum memiliki sistem peredaran darah khusus. Tubuhnya memiliki dua lapisan sel, yaitu sel ameboid dan koanosit. Sel ameboid berfungsi mengedarkan makanan yang diperoleh melalui aliran air yang melintasi pori dan keluar melalui askulum.

 

c.    COELENTERATA

Pada Coelenterata belum memiliki sistem peredaran yang khusus, seperti Hydra, transportasinya dilakukan oleh sistem gastrovaskuler, yaitu saluran pencernaan yang berfungsi sekaligus sebagai alat peredaran.

 

d.    PLANTYHEMINTES

Plantyhelmintes berasal dari Bahasa Yunani yaitu platy = pipih dan helminthes = cacing. Ia merupakan cacing berbentuk pipih, memiliki tiga lapis embrionik ( triploblastic ), dan aselomata ( tidak berongga tubuh ). Pada Platyhelminthes memiliki sistem peredaran darah khusus, namun menggunakan sistem gastrovaskuler. Pertama makanan masuk ke dalam usus, kemudian dari usus bercabang – cabang ke seluruh tubuh, kemudian masuk ke usus besar.

 

e.    ANNELIDA

Annelida berasal dari Bahasa Latin yaitu annelus = cincin  kecil dan eidos = bentuk ). Ia merupakan cacing yang memiliki bentuk seperti sejumlah cincin kecil yang diuntai, bersifat triploblastic, dan selomata ( berongga tubuh sejati ). Sistem sirkulasi pada cacing tanah adalah peredaran darah tertutup.

 

f.    MOLLUSCA

Pada Mollusca sistem peredaran darah terbuka, jantung terdiri dari ventrikel dan atrium, aorta interior dan aorta posterior. Tidak memiliki arteri dan vena.

 

 

g.    ANTHROPODA

Sistem sirkulasi anthropoda meliputi jantung dan arteri. Tidak memiliki vena

 

2.    SISTEM PENCERNAAN PADA HEWAN INVERTEBRATA

Sistem pencernaan pada Coelenterata berupa gastrovaskuler, yaitu ruang yang berfungsi untuk proses pencernaan sekaligus untuk sirkulasi.

 

3.    ALAT RESPIRASI PADA HEWAN INVERTEBRATA

Ø  Pada serangga

Corong hawa atau trakea adalah alat pernapasan yang dimiliki oleh serangga dan anthriopoda lainnya.

 

Ø  Pada kalajengking dan laba – laba

Kalajengking dan laba – laba besar ( arachnida ) yang hidup di darat memiliki alat pernapasan berupa paru – paru buku, sedangkan jika hidup di air akan bernapas dengan insang buku.

 

Ø  Pada Protozoa

Hewan dalam golongan protozoa melakukan pernapasan melalui seluruh permukaan selnya. Oksigen dan karbon dioksida masuk dan keluar melalui membran sel secara difusi.

 

Ø  Pada Coelenterata

Hewan yang termasuk pada golongan ini tubuhnya tersusun atas banyak sel dan jaringan. Hewan ini juga tidak memiliki alat pernapasan yang lengkap. Alat bantu pernapasannya  berupa lekukan – lekukan lapisan gastrodermal yang berada sedikit di bawah mulut yang disebut sel sifonogifa.

 

Ø  Pada cacing

Golongan cacing terbagi menjadi tiga phylum. Pada cacing pipih pernapasan terjadi di seluruh permukaan tubuh melalui difusi. Pada cacing gilik tidak bersegmen, pernapasannya melalui difusi lewat permukaan tubuhnya. Pada cacing gilik bersegmen pernapasannya melalui permukaan kulit yang selalu basah oleh cairan mucus.

 

·         Anatomi Setiap Kelas Hewan Vertebrata dan Hubungannya dengan Proses Fisiologis

v  Sistem Sirkulasi Hewan Vertebrata

*      Manusia

Sistem Peredaran Darah pada manusia terdiri dari jantung, pembuluh darah, dan darah. Pembuluh darah arteri meliputi, arteriol, vena, dan kapiler. Jantung manusia dibagi menjadi empat ruang atrium kiri, ventrikel kiri, atrium kanan, dan ventrikel kanan. Dinding ventrikel lebih tebal dan lebih kuat dibandingkan dengan dinding atrium. Ruang ini berkontraksi dan darah mendorong ke pembuluh darah. Atrium kanan adalah ruang kanan atas yang menerima darah terdeoksigenasi melalui vena kava superior (untuk tubuh bagian atas) dan inferior venacava (untuk tubuh bagian bawah). Atrium kiri mengumpulkan darah beroksigen dari vena paru dan dipompa ke aorta (arteri terbesar jantung), untuk dibagikan ke arteri dan arteriol.

 

*      Pisces

Ikan memiliki sistem peredaran darah tertutup, di mana darah selalu terkandung dalam rangkaian pembuluh darah. Sistem peredaran darah tertutup dapat memiliki pola sirkulasi tunggal atau ganda. Ikan memiliki pola sirkulasi tunggal, dimana darah melewati jantung hanya sekali selama setiap rangkaian lengkap. Darah yang kekurangan oksigen dari jaringan tubuh datang ke jantung, dimana ia dipompa ke insang. Pertukaran gas terjadi dalam insang, dan darah beroksigen dari insang yang beredar ke seluruh tubuh. Di sisi lain, pada mamalia, darah terdeoksigenasi memasuki jantung, dimana ia dipompa ke paru-paru untuk oksigenasi. Darah beroksigen dikembalikan ke jantung dari paru-paru, yang akan diangkut ke seluruh tubuh.

 

v  Sistem pencernaan vertebrata

*      Pencernaan manusia

Pencernaan manusia dimulai dari dalam rongga mulut, terdapat gigi, liidah, dan kelenjar air liur ( saliva ). Kelenjar air liur ini mengandung enzim ptialin atau amilase yang berfungsi untuk mengubah amilum menjadi maltosa. Pencernaan yang memanfaatkan enzim disebut pencernaan kimiawi. Sedangkan yang memanfaatkan otot untuk proses pencernaan disebut pencernaan mekanik.

 

*      Sistem pencernaan pada mamalia

Pada mamalia, pencernaan makanan berlangsung di dalam organ gastrointestinal.

 

*      Sistem pencernaan pada pisces

Saluran pencernaan pada pisces dimulai dari rongga mulut yang di dalamnya terdapat gigi – gigi kecil dan menghasilkan ludah. Dari rongga mulut masuk ke faring. Kemudian dilanjutkan ke kerongkongan kemudian dilanjutkan ke dalam lambung dan usus dan akhirnya bermuara ke anus.

 

*      Sistem pencernaan pada aves

Pencernaan burung dimulai dari rongga mulut. Kemudian masuk ke dalam kerongkongan dan lambung. Di lambung terdapat enzim – enzim yang dapat memecahkan makanan. Kemudian masuk ke dalam usus lalu ke anus.

 

4.    ALAT RESPIRASI PADA HEWAN VERTEBRATA

v  Alat respirasi pada ikan

Ikan bernapas dengan insang yang terdapat pada sisi kiri dan kanan  kepala.

v  Alat respirasi pada reptilia

Reptil bernapas dengan paru – paru yang berada di dalam rongga dada dan dilindungi oleh tulang rusuk.

 

v  Alat respirasi pada burung

Jalur pernapasan pada burung dari lubang hidung dan diteruskan ke faring dan trakea. Kemudian masuk ke dalam bronkus lalu ke paru – paru.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Goes to Bandung

KKN Di Desa Mejobo

REVIEW JURNAL TENTANG SEL HEWAN DAN TUMBUHAN