KKN Di Desa Mejobo
Nama : Lila Azzahra
NIM : 1910710030
Prodi
: Tadris Ilmu
Pengetahuan Alam ( TIPA )
Lokasi
: Desa Mejobo, Kecamatan
Mejobo, Kabupaten Kudus
DPL : H. Ahmad Hamdani Hasanuddin,
Lc. MA
Hi gaess... Berbicara
mengenai KKN, bagi saya KKN itu merupakan satu hal yang berkesan tersendiri untuk
saya, karena dari kegiatan KKN ini saya bisa dipertemukan dengan banyak orang,
membaur dengan masyarakat dan dipertemukan dengan teman – teman mahasiswa IAIN
baru yang belum kenal sama sekali sebelumnya. Dari kegiatan KKN IK ini, saya
belajar banyak hal, seperti melatih kemandirian, berpikir lebih dewasa serta
meningkatkan hubungan sosial dengan membaur masyarakat melalui dari mengikuti
kegiatan yang ada di masyarakat. KKN IK IAIN Kudus Tahun 2022 ini , KKN lebih ditekankan untuk menggali potensi dari suatu desa dan cara
mengembangkannya. Tidak hanya itu, di KKN ini, setiap mahasiswa dituntut harus bisa berbaur dengan masyarakat dan mengajak mereka
terlibat ke dalam program kerja yang telah disusun. Membaur dengan masyarakat
bertujuan untuk mencari informasi masalah maupun hal apa yang menjadi
penghambat bagi majunya warga sekitar. Cara untuk mengembangkan potensi mereka
baik secara sumber dayanya maupun keagamaan. Jelas, menurut saya KKN bisa
melatih dan mengembangkan potensi mahasiswa agar nantinya setelah lulus dari
kuliah tidak kaget saat terjun untuk berbaur ke masyarakat.
Saya,
Lila Azzahra dari prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Alam ( TIPA ) fakultas Tarbiyah.
Disini saya mendapat tugas sebagai seksi konsumsi. Saya tidak sendiri sebagai
seksi konsumsi, ada Fatikhatun Ni’mah dari prodi Pendidikan Agama Islam
Fakultas Tarbiyah dan Okta Vionita dari prodi PPI fakultas Dakwah dan
Komunikasi Isalm. Kemudian Ketua KKN – IK Desa Mejobo, Muhammad Setya Aji dari
Prodi IQT fakultas Ushuluddin, Wakil ketua KKN – IK Desa Mejobo, Muhammad
Rifa’i dari prodi IQT fakultas Ushuluddin, Siti Kholifah dari prodi Akutansi
Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dan Amalia Rahma dari prodi Tadris
Bahasa Inggris ( TBI ) Fakultas Tarbiyah
selaku Sekertaris KKN IK Desa Mejobo, kemudian bendahara dipegang oleh Asna
Fatkhul Janah dari prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah ( PGMI ) fakultas
Tarbiyah dan Safitri Choirun Nisa’ dari prodi Bimbingan dan Konseling
Pendidikan Islam ( BKPI ) Fakultas Tarbiyah. Kemudian ada Mahfudz Hidayat dari
prodi Pendidikan Bahasa Arab ( PBA ) Fakultas Tarbiyah, Aldi Musthofa dari
prodi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Siti Maysyaroh
dari prodi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam,
Lilin Rifa’atun Hikmah dari prodi Manajamen Zakat dan Wakaf Fakultas Ekonomi
dan Bisnis Islam, Berliana Wakhidatul Martavioni dari prodi Manajemen Bisnis
Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, dan Aprilia Maghfiroh Isnaini dari
prodi Hukum Ekonomi Syari’ah Fakultas Syari’ah.
Kegiatan KKN IK IAIN Kudus Desa Mejobo ini dimulai dengan sowan atau berkunjung ke rumah ketua RW yang ada di desa Mejobo, sosialisasi ke sekolah SD/MI, pencarian
informasi melalui perangkat desa, pendataan UMKM, kunjungan UMKM, membuat
program kerja, melaksanakan program kerja, evaluasi dan penyusunan laporan. Di
Desa Mejobo ada kegiatan Jam’iyyah yang merupakan divisi keagamaan yang mulai
saya dan teman-teman putri ikuti pada tanggal 22 dan 25 September mulai pukul
18.00-19.30 WIB. Pada hari Minggu 25 September, saya bertugas sebagai MC. Adanya
pembacaan tahlil dan al-berjanzi bertujuan untuk mengamalkan amaliyah Ahlus
sunnah Wal Jamaah.

Sowan ke rumah ketua RW di desa Mejobo
![]() |
| Membagikan bantuan kepada masyarakat desa Mejobo |
![]() |
| Rapat Musdesus BLT di balai desa Mejobo |
Kegiatan
sosialisasi ke SD/MI sudah terlaksana pada tanggal 5 September untuk
menjalankan program kerja bimbel Rumah Pintar dan BTQ. Sekolah yang dituju
ialah SDN 1 Mejobo dan MI NU Miftahut Tholibin dari kelas 1-3.
Namun, setelah terlaksananya program bimbel Rumah Pintar ini, anak-anak SD/MI
sangat berantusias hingga kelas 4-6 juga ada yang mengikuti. Bimbel mulai
terlaksana sejak tanggal 5 September hingga sesi terakhir pada tanggal 28
September dengan total 8 kali pertemuan. Perasaan saya sangat senang saat
mengajar mereka karena antusiasnya dan rasa semangat belajar mereka. Mereka
juga senang bisa diadakan bimbel secara gratis yang dapat
membantu mereka dalam memahami pelajaran dan mengerjakan PR. Program kerja bimbel “ Rumah Pintar “ ini
menjadi salah satu program kerja untuk mahasiswa KKN IK IAIN Kudus Desa Mejobo
fakultas Tarbiyah. Dari sudut pandang keprodian Tadris IPA, program kerja
bimbel ini berkaitan dengan dunia kependidikan, mahasiswa menjadi tutor atau
seorang guru yang mengajar kepada para siswa. Disini siswa belajar banyak mata
pelajaran, salah satunya adalah materi Ilmu Pengetahuan Alam. Disini saya
sebagai mahasiswa prodi Tadris IPA menjadi seorang tutor atau seorang guru IPA
yang mengajar mata pelajaran IPA bagi siswa.
Pendataan dan
survei
UMKM juga saya lakukan dengan teman-teman untuk menyukseskan acara seminar
dengan tema digital marketing. Pendataan dan survei
UMKM ini saya lakukan pada tanggal 21 September dimana saya ditugaskan survei ke
RW 1. Saat itu, saya survei ke UMKM konveksi, bordir dan bordir
komputer yang bisa menghasilkan kebutuhan sekolah dan lainnya. Penerimaan
mereka baik dan sebagian juga mengatakan sudah mulai menjalankan digital
marketing dengan pemanfaatan media sosial dan e-commerce seperti Shopee
dan lainnya. Sebelumnya, saya dan teman-teman mahasiswa KKN telah melakukan kunjungan ke UMKM tahu pada tanggal 8 September dan UMKM
kerupuk pada tanggal 28 September. Saya senang bisa mengetahui proses pembuatan
tahu dan cara penggorengan kerupuk.
Pelaksanaan
seminar digital marketing jatuh pada tanggal 23 September dengan diikuti oleh
pelaku UMKM dan ibu-ibu PKK. Seminar ini mengundang narasumber dari dosen IAIN
Kudus sendiri yang bernama Adelina Citradewi M.Ak yang mengangkat judul
“Strategi Meraih Potensi Pasar di Era Digital Dengan Memanfaatkan Digital
Marketing”. Disini, beliau menjelaskan bahwa zaman sekarang harus melek digital
untuk lebih memperluas target marketing. Penerimaan ibu-ibu PKK juga baik dan
memperhatikan materi yang telah dipaparkan dengan seksama.
Program kerja
selanjutnya adalah lomba dimana peserta lomba meriah ini adalah dari SD/MI
kelas 4-6. Lomba yang diadakan meliputi lomba qori’, kaligrafi, puisi dan
tahfidz. Peserta lomba juga semangat dalam mengikuti acara ini. Sebelumnya,
saya dan teman saya melakukan sosialisasi terkait diadakannya lomba pada
seluruh SD/MI yang ada di Desa Mejobo mulai dari SDN 1 Mejobo, SDN 2 Mejobo,
SDN 3 Mejobo, SDN 4 Mejobo, SDN 5 Mejobo, SDI Nurul Yasin dan MI NU Miftahut
Tholibin. Saat saya sosialisasikan penerimaan guru baik dan siap
mengkoordinasikan dengan para siswa agar mau mengikuti lomba tersebut.
Selain itu,
program kerja yang sudah terlaksana yaitu seminar moderasi beragama dengan
judul ‘Penguatan Moderasi Beragama Bagi Siswa” yang berlokasi di gedung hall
SMK Assa’idiyyah 2 Kudus dengan partisipan juga dari siswa-siswi SMK tersebut.
Pada acara seminar ini, mengajak kolaborasi narasumber dari pihak DPL sendiri
yaitu H. Ahmad Hamdani Hasanuddin, Lc., M.A. Semua siswa SMK Assa’idiyyah 2
Kudus terkesan dengan seminar ini karena meningkatkan pengetahuan lebih
mendalam tentang apa itu moderasi beragama dan toleransi. Moderasi beragama
diajarkan untuk mengetahui cara hidup bersama dalam masyarakat majemuk,
tanggung jawab untuk merawat harmonisasi sosial dan cara meningkatkan rasa
toleran.
Program kerja yang
menjadi puncak telah terlaksana dengan diadakannya Gebyar Pentas Seni pada
tanggal 1 Oktober di aula Balaidesa Mejobo jam 19.00-21.00. Acara ini
dimeriahkan oleh tim rebana dan tim tari MI NU Miftahut Tholibin, persembahan
dramatisasi puisi dari tim KKN dan pembacaan qori’ dari Lampung. Acara ini
sekaligus merupakan pengumuman pemenang lomba dan juara umum dari lomba yang
telah terlaksana sebelumnya. Semua penonton baik anak-anak hingga dewasa ikut
terhibur dan bersorak meriah saat semua peserta pensi tampil.

.jpeg)





.jpg)










Komentar
Posting Komentar